BEM STAI Al-Fatah Turut Serukan Protes Atas Zionis dalam Aksi Bela Palestina

(Foto by Raisati, doc.Awg) 


BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR – Ketua BEM STAI Al-Fatah Bogor, Muhammad Fadhil, turut serta menyampaikan dukungan dan protes dalam Aksi Jum’at Rutin untuk Palestina yang ke-49, yang digelar oleh Aqsa Working Group (AWG) di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pada Jumat (12/06). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yang berkelanjutan dari AWG untuk menggerakkan solidaritas dan perhatian masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Dalam orasinya, Fadhil menekankan peran penting mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak boleh diam ketika menyaksikan berbagai bentuk ketidakadilan yang dialami oleh Palestina.

"Kami mewakili mahasiswa, yang merupakan inti dari perubahan. Kelahiran Zionis dipicu oleh keheningan, maka tanggung jawab kita adalah untuk memecahkan keheningan itu," katanya di depan peserta aksi.

Fadhil menjelaskan bahwa suara mahasiswa dan masyarakat perlu terus disampaikan agar isu Palestina tidak terlupakan oleh dunia. Dia mengajak semua elemen bangsa untuk tetap menumbuhkan kepedulian dan konsistensi dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Di sisi lain, Presidium Aqsa Working Group (AWG), Ansorullah, menegaskan pentingnya memiliki kesabaran dalam membela Palestina dan Masjidil Aqsha, serta berlanjutnya aksi hingga edisi ke-49 menjadi bukti komitmen yang terus dijaga.

"Kunci dari perjuangan ini adalah kesabaran. Kesabaran adalah senjata umat Islam. Dengan kesabaran ini, kita mendukung usaha pembebasan Masjidil Aqsha," tegasnya.

Aksi yang diadakan oleh AWG ini diikuti oleh beragam elemen masyarakat, aktivis kemanusiaan, mahasiswa, dan tokoh-tokoh yang peduli terhadap Palestina. Peserta juga menyerukan agar agresi terhadap rakyat Palestina dihentikan. 

Melalui kegiatan rutin ini, AWG berharap semangat solidaritas terhadap Palestina tetap hidup di kalangan masyarakat Indonesia dan menjadi bagian dari usaha panjang untuk mencapai keadilan serta kemerdekaan bagi rakyat Palestina. [Budi Nur Shalehah]

Lebih baru Lebih lama