Zaskiya Mecca Turut Dukung Aksi Demostrasi Di Kawasan Bundaran HI

Aktris Zaskia Adya Mecca turun ke lokasi aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dengan membawa bantuan, Jumat (12/6). (Cnn Indonesia/Yogi Anugrah).

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR - Aktris Zaskia Adya Mecca turut hadir ke lokasi aksi demonstrasi bersama ribuan mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dengan membawa dukungan dan bantuan medis, dikutip CNN Indonesia, pada Jumat (12/6).

Zaskia mengaku kehadirannya karena rasa gelisah terhadap berbagai persoalan yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, menyampaikan suara melalui media sosial saja tidak cukup.

"Aku ke sini karena kegelisahan, aku ngerasa ada hal yang enggak bener dan aku ingin suarakan, dan kalau menyuarakan sendiri-sendiri di medsos aku ngerasa gak cukup," kata Zaskia. 

Zaskia langsung memutuskan untuk ke lapangan ketika mengetahui mahasiswa akan demonstrasi.

Ia mengatakan lima poin tuntutan mahasiswa sejalan dengan kegelisahannya.

"Alhamdulillah aku bisa bawa 3 ambulans dan peralatan medis juga dan aku merapat ke posko ini baru kenal semua juga ternyata masyarakat saling menggalang logistik dan kerennya sejak jam 10.00 banyak orang yang ngirim cemilan, minuman bahkan kita gak tau siapa yang ngirim," katanya.

Sementara itu, sebelumnya pada pukul 15.00 WIB, rombongan mahasiswa yang menggunakan bus dan hendak menuju Bundaran HI dihalau oleh aparat gabungan TNI-Polri di Flyover sekitar Dukuh Atas. 

Mahasiswa mendesak aparat untuk membiarkan mereka melakukan aksi di Bundaran HI, namun aparat membuat blokade menghalau mahasiswa.

Hingga malam hari ribuan massa dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi masih bertahan di kawasan Bundaran HI. Massa aksi tetap memadati ruas jalan utama ibu kota sambil menyampaikan aspirasi mereka.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengatakan demonstrasi ini merupakan langkah pertama sebelum lima tuntutan dipenuhi pemerintah.

Adapun tuntutan massa untuk demo hari ini adalah sebagai berikut:

  1. Menghentikan pemborosan APBN.
  2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
  3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
  5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Lebih baru Lebih lama