BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR – Istilah glow up sering kali identik dengan perubahan fisik semata. Padahal, glow up terbaik sejatinya bermula dari rahimnya ibadah, yakni kesucian diri. Thaharah (bersuci) adalah kunci diterimanya ibadah dan memiliki aturan yang sangat detail mulai dari wudhu, mandi wajib, hingga menyikapi siklus bulanan.
Demi mewujudkan hal tersebut lembaga Dakwah Kampus (LDK) STAI Al-Fatah menginisiasi program Kajian Kemuslimahan Rutin.
Langkah ini diambil untuk mengedukasi mahasiswi agar tidak ada lagi keraguan dalam bersuci, sehingga ibadah yang dilakukan semakin sah di mata Allah SWT.
Mengusung tema "Fiqh Thaharah: Menjadi Muslimah Versi Terbaik", kajian kali ini diselenggarakan pada Kamis (11/6/2026) bertempat di Ruang Satu STAI Al-Fatah.
Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut sengaja digelar di pagi hari untuk memanfaatkan energi mahasiswi yang masih segar guna "mengecas" iman sebelum memulai aktivitas perkuliahan.
Kajian berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Miftahul Jannah dan Eka. Setelahnya, majelis langsung memasuki sesi pemaparan materi inti yang disampaikan oleh Dr. Hafniati, M.Kom.I.
Dalam pemaparannya, Dr. Hafniati mengupas tuntas problematika seputar darah kebiasaan wanita, yakni haid, nifas, dan istihadah. Beliau memaparkan dengan rinci hal-hal yang diharamkan bagi seorang perempuan ketika sedang dalam keadaan belum bersuci dari najis besar.
Secara umum, terdapat empat larangan utama yang sangat ditekankan, yaitu:
- Tidak diperbolehkan mendirikan salat.
- Tidak diperbolehkan menjalankan ibadah puasa.
- Tidak diperbolehkan mengerjakan rukun ibadah haji (seperti tawaf).
- Tidak diperbolehkan melakukan hubungan suami istri.
Empat Manfaat Esensial bagi Peserta
Kehadiran Kajian Kemuslimahan LDK STAI Al-Fatah ini tidak sekadar memberikan transfer ilmu syariat, tetapi juga menjadi wadah pengembangan diri, di antaranya:
- Ilmu Mahkota Muslimah: Mendapatkan fondasi fikih bersuci yang tepat dan anti-gagal sebagai syarat utama diterimanya ibadah.
- Positive Circle Booster : Menjadi ajang bersilaturahmi dengan sesama sister-in-Islam.
- Mental & Spiritual Refreshment : Menjadi penenang jiwa menyegarkan kembali pikiran di tengah padatnya tugas kuliah.
- Konsultasi Fikih Wanita Gratis: Memberikan kesempatan bagi mahasiswi untuk bertanya dan berkonsultasi langsung kepada terkait hal-hal sensitif seputar fikih kewanitaan.
Melalui kegiatan rutin ini, LDK STAI Al-Fatah berharap para mahasiswi tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki literasi spiritual yang mumpuni untuk menjadi Muslimah versi terbaik di masa depan. [Annisa Widya Putri]
