Melepas Penat Kuliah : Menjemput Kebugaran dan Tawa Bersama ‎

‎BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR – Sabtu pagi (06/06) yang biasanya tenang di kawasan Metland Cileungsi mendadak riuh, tepatnya di ruangan Sport Club PB Jaya Raya, mahasiswa STAI Al-Fatah sengaja meluangkan waktu dari penatnya rutinitas akademik. 

Mereka berkumpul bukan untuk mendengarkan seminar atau berdiskusi serius, melainkan untuk menguji ketangkasan fisik dalam agenda olahraga bersama yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

‎Pagi itu, sayup-sayup terdengar derit sepatu yang bergesekan dengan lantai, beradu dengan suara tawa lepas dan sorak-sorai khas anak muda, sekat-sekat formalitas ruang kuliah runtuh, digantikan oleh semangat puluhan mahasiswa yang siap menjemput kebugaran fisik.

‎Hari itu anggota BEM mempersiapkan dua bidang lapangan: satu untuk adu taktik bulu tangkis, dan satunya lagi untuk arena basket.

‎Suasana di dalam gedung terasa begitu hidup sejak pukul 09.00 WIB. Di sudut lapangan badminton, tampak kok putih beterbangan cepat, diselingi bunyi smash keras yang sesekali memicu tawa saat lawan gagal mengembalikan bola. 

Sementara di lapangan sebelah, bola basket oranye meluncur dinamis dari tangan ke tangan, diiringi teriakan penuh semangat setiap kali bola berhasil melewati jala ring.

‎Meski peluh mulai membasahi kaos dan membanjiri pelipis, dua jam yang tersedia benar-benar dimanfaatkan sebagai sebuah pelarian sehat untuk melepas stres perkuliahan sekaligus merajut kembali tali silaturahmi yang intim. 

Dimana menang atau kalah tidak lagi penting; kebersamaan di atas lapangan adalah piala utamanya.

‎Mentri Olahraga BEM sekaligus Ketua pelaksana kegiatan, Faqih, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya melihat atmosfer positif yang tercipta.

Sambil menyeka keringat, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas agenda yang berjalan sukses ini. “Alhamdulillah, responsnya luar biasa. Mahasiswa juga sangat antusias dan aktif banget hari ini,” ujarnya dengan senyum lebar.

‎Ketika jarum jam menunjukkan pukul 11.00 WIB, riuh rendah di lapangan lambat laun mulai mereda. Langkah-langkah kaki yang lelah bergerak meninggalkan area Sport Club, namun membawa pulang tubuh yang lebih bugar dan ikatan kekeluargaan yang jauh lebih erat. 

BEM STAI Al-Fatah berharap, riuh tawa dan kucuran keringat di hari Sabtu ini bukanlah yang terakhir, melainkan awal dari tradisi sehat yang akan terus dirawat ke depannya. [Annisa Widya Putri]

Lebih baru Lebih lama