Ketika Hutan Menjadi Ruang Belajar bagi Calon Pengurus MALTARA

Photo by Edo M. Abdillah

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR — Langit sore di kawasan Curug Kiara Payung, Desa Bantar Koneng, Tanjung Sari, Bogor, mendadak menghitam ketika rombongan MALTARA STAI Al-Fatah tiba di lokasi Pendidikan Dasar (DIKSAR), Jumat (15/5/2026). Rintik hujan yang semula turun perlahan berubah menjadi deras, mengguyur lapangan dan trek perjalanan tanpa ampun. Di tengah udara dingin perbukitan, suara petir menggelegar memecah kesunyian bukit, sementara kabut tebal turun perlahan dari lereng, menyelimuti pepohonan.

Meski diguyur hujan, para peserta tetap berdiri tegak sambil memeriksa perlengkapan masing-masing. Tas carrier dibuka satu per satu, perlengkapan dicek di bawah guyuran air, dan instruksi panitia terus terdengar di tengah suara angin serta gemuruh langit. Tidak ada keluhan, hanya semangat dan tekad yang tampak dari wajah para peserta yang bersiap menjalani proses pembentukan mental dan fisik di alam terbuka.

Mahasiswa Pecinta Alam (MALTARA) STAI Al-Fatah sukses menggelar kegiatan Pendidikan Dasar (DIKSAR) Angkatan I Periode 2025/2026 pada Jumat–Sabtu, 15–16 Mei 2026, di kawasan Curug Kiara Payung, Desa Bantar Koneng, Tanjung Sari, Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta dan mengusung tema “Membangun Kepribadian Tangguh dan Memupuk Solidaritas untuk Jiwa Kepemimpinan yang Berakhlak.”

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu Tarmizi Taher, Faris Al Mujahid Al Anshori, Faishal Hidayaturrohman, Sena Maryam Jamilah, Febrilian Aurelyvia, Aisyah Rahmadani, Rijal Faozi Amrullah, Muhammad Rizal, Syarifatul Sufiah, Faris Hidayaturrohim, Kazwa Syafira Aulia, dan Chandra Ramadan.

Kegiatan DIKSAR dimulai sejak Jumat siang dengan keberangkatan peserta dari kampus menuju lokasi kegiatan di Kampung Layang, Desa Bantar Koneng. Berdasarkan rundown acara, peserta menjalani berbagai agenda seperti briefing, pembagian tugas, longmarch, navigasi medan, manajemen perkemahan dan survival, kerja sama tim, kepemimpinan lapangan, api unggun, ibadah berjamaah, trekking, hingga pengukuhan anggota tetap MALTARA.

Pembina, pelatih dan para instruktur menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun solidaritas tim, meningkatkan kemampuan manajemen waktu dan organisasi, membentuk karakter serta ketahanan fisik peserta, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Selain menjadi wadah pembinaan karakter, kegiatan DIKSAR ini juga dijadikan sebagai syarat kelulusan bagi peserta di luar kepengurusan MALTARA agar dapat mengikuti kegiatan pendakian gunung di atas 3000 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Pembina MALTARA, Bapak Angga Aminudin, M.I.Kom., dengan pelatih Bapak Mardi Ichsan dari Ukhuwah Al Fatah Rescue (UAR) serta instruktur saudara M. Faturrahman dari Relawan Global Sumud Flotilla (GSF) dan Ja’far Shidqi Mubarok dari Ukhuwah Al Fatah Rescue (UAR) 

Dengan terlaksananya DIKSAR Angkatan I ini, diharapkan lahir generasi anggota MALTARA yang tangguh, disiplin, memiliki jiwa solidaritas tinggi, serta mampu menjadi pemimpin yang berkarakter dan bertanggung jawab dalam organisasi maupun lingkungan masyarakat. [Faishal Hidayaturrohman]

Lebih baru Lebih lama