UKM LDK STAI Al Fatah Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah Latih Mahasiswa Sesuai Syariat Islam

 


BASHIRAHNEWS. COM, BOGOR – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) STAI Al-Fatah Bogor menggelar pelatihan Tadrib Tajhizul Janaiz atau pelatihan pengurusan jenazah sesuai syariat Islam, Kamis (14/05). Kegiatan berlangsung di Ruang 1 dan 2 Gedung STAI Al Fatah yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai tata cara pengurusan jenazah yang merupakan fardu kifayah.

Pelatihan ini diikuti oleh pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa), mahasiswa STAI Al Fatah, staff kampus, serta mahasiswa dari luar kampus. Kegiatan dirancang untuk memberikan pemahaman fikih yang mendalam sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, agar peserta memahami tuntunan Rasulullah dalam mengurus jenazah.

Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan Kosmi Arfan, S.Sos., seorang praktisi pengurusan jenazah yang berpengalaman, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya setiap muslim memiliki kemampuan dasar ini agar proses pengurusan jenazah di lingkungan masyarakat dapat berjalan sesuai dengan sunah.

Pelatihan Dibagi Menjadi Dua Sesi

Untuk mengoptimalkan penyerapan materi, panitia membagi kegiatan ke dalam dua sesi utama:

  • Sesi Pertama (Pukul 16.00 – 17.30 WIB): Fokus pada penyampaian teori. Peserta diberikan materi mengenai hukum mengurus jenazah, tata cara memandikan, mengafani, salat jenazah, hingga teori menguburkan jenazah.
  • Sesi Kedua (Pukul 19.00 WIB – Selesai):  Fokus pada praktik langsung. Setelah jeda istirahat dan salat Magrib serta Isya, para peserta diajak langsung mempraktikkan teori yang telah didapat, mulai dari cara memandikan, mengafani, hingga menyalatkan jenazah secara runut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan praktik langsung agar para peserta tidak hanya paham secara teori, tetapi juga siap dan percaya diri saat harus terjun langsung membantu masyarakat. 

Dengan metode pelatihan dan praktik langsung, diharapkan para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap dan percaya diri membantu masyarakat saat dibutuhkan dalam prngurusan jenazah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam menunaikan kewajiban fardu kifayah di lingkungan masing-masing.

Lebih baru Lebih lama