Akses Bantuan Kemanusiaan Kembali Dibuka Melalui Penyeberangan Kerem Shalom.

 


BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR
– Otoritas pendudukan Israel pada Selasa (03/03) mengumumkan pengaktifan kembali penyeberangan komersial Kerem Shalom. Langkah ini dilakukan untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan masuk secara bertahap ke Jalur Gaza.

Koordinasi Kegiatan Pemerintah di Wilayah Palestina menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah adanya penilaian keamanan oleh pimpinan militer. Harian Al-Quds melaporkan.

Disebutkan bahwa aliran pasokan akan bergantung pada kebutuhan lapangan yang diajukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan-badan bantuan internasional.

Keputusan ini muncul setelah periode penutupan yang dimulai pada Sabtu (3/8) lalu. Saat itu, Koordinator Israel Ghassan Alyan memutuskan untuk menangguhkan operasi di semua penyeberangan di Jalur Gaza, termasuk Kerem Shalom dan penyeberangan perbatasan Rafah.

Langkah tersebut bertepatan dengan meningkatnya ketegangan regional menyusul serangan gabungan Israel-AS terhadap Iran dan respons militer dari Teheran, yang menyebabkan terhentinya total pasokan vital.

Penyeberangan Kerem Shalom merupakan satu-satunya perlintasan yang tersisa untuk masuknya barang dan pasokan bagi penduduk Jalur Gaza.

Penutupan yang terjadi berulang kali telah memperburuk krisis kehidupan yang mencekik. Laporan dari lapangan mengonfirmasi sekitar 1,9 juta dari 2,4 juta warga Palestina telah mengungsi dan tinggal di tenda-tenda yang tidak memiliki elemen paling dasar untuk kehidupan yang layak. Hal ini disebabkan oleh kehancuran luas akibat operasi militer yang masih berlangsung di berbagai wilayah Gaza.

Masuknya bantuan ke Jalur Gaza akan disesuaikan dengan kebutuhan yang diterima dari lapangan melalui PBB dan organisasi internasional. [ Adhia Cut Nyak Dien ]


Sumber : Minanews.net

Lebih baru Lebih lama