BASHIRAH MEDIA

Walimatul Ursy Di Sabang

Foto: penulis

Oleh Hadianti | Mahasiswi Prodi Hukum Keluarga Islam, STIS Al- Aaziziyah, Sabang


PERNIKAHAN adalah fitrah manusia dan merupakan ibadah bagi ummat islam untuk menyempurnakan iman dan agama. Pernikahan juga merupakan ibadah yang hanya dilakukan sekali dalam seumur hidup. 

Tujuan dari pernikahan tidaklah hanya untuk memuaskan nafsu syahwat semata, namun ada banyak lain yang menjadi sebagai tujuan dari pernikahan, yaitu sebagai berikut: Mengikuti Sunnah Rasul, Terhindar dari maksiat, Memperbanyak Keturunan, Meningkatkan rasa tanggung jawab dan mandir, dan Meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.  

Hal ini menjadi momentum yang sangat penting bagi setiap manusia. Terlebih di keadaan sekarang yang masih dalam rotasi pandemi yang membuat kita harus menjaga dan memperhatikan betul dalam segala hal terutama tentang protokoler kesehatan. 

Setelah melalui proses pernikahan, ada baiknya pernikahan tersebut  diberitahukan kepada orang lain atau di buatkan resepsi pernikahan yang dalam syariat disebut dengan Walimatul ‘ursy.

Walimatul ursy atau resepsi pernikahan merupakan salah satu tradisi yang dianjurkan Rasulullah. Tradisi ini biasanya dilakukan setelah akad nikah yang bertujuan untuk mengumumkan pernikahan yang baru saja dilaksanakan kepada masyarakat sekitar.

Hukum melaksanakan walimatul ursy adalah sunnah, sedangkan menghadiri undangannya adalah wajib. Saat melaksanakan walimatul ursy, seorang Muslim hendaknya berpegang pada syariat Islam. Ini dilakukan agar acara yang digelar diberkahi dan diridhoi oleh Allah SWT. 

Selain harus sesuai dengan Syariat Islam, pelaksanaan kegiatan resepsi biasanya juga mengikuti adat dan kebiasaan suku dan ras daerah masing-masing. 

Kota sabang merupakan Kota yang dikenal sebagai kota wisata. Sabang juga merupakan kota yang banyak dan kaya akan suku, agama dan ras. Keanekaragaman yang ada di sabang ternyata mempunyai keunikan tersendiri terlebih mayoritas pekerja di Sabang berasal dari daratan yang mendapatkan tugas dari atasannya pada Intansi terkait di Daerah Kota Sabang. 

Berbicara soal Keanekaragaman di Sabang dan Walimatul ‘ursya, terdapat beberapa kebiasaan dan perbedaan dengan daerah lain dalam melaksanakan persepsi pernikahan. 

Dalam melaksanakan persepsi pernikahan disabang, ada beberapa hal yang menjadi daya tarik dan keunikan tersendiri untuk pelaksanaan Walimatul ‘ursy di Sabang, di antaranya sebagai berikut:

Pertama,perayaan Walimatul ‘ursy di Sabang terlebih baik dan bahkan sudah menjadi adat dilaksanakan pada hari kerja. Hal ini dikarenakan mayoritas pekerja di Sabang berasal dari daratan dan jarak di Sabang juga mudah untuk di Jangkau, jadi kegiatan tersebut akan lebih baik dan mudah untuk para undanga untuk menghadirinya. 

Berbeda dengan daerah lain yang kebalikan dari daerah sabang, hal ini dikarenakan Jarak yang jauh dan waktu yang singkat dalam menghadiri kegiatan tersebut membuat para tamu/undangan yang bekerja di bagian pemerintahan sulit untuk dijangkau dan yang kemungkinan besar tidak dapat hadir.

Kedua, setelah akad dan Walimah, pasangan dapat mengabadikan kebersamaan mereka tidak hanya pada satu tempat, tapi juga bisa beberapa daerah wisata yang mudah di jangkau dan yang pastinya panorama alam yang sangat mendukung hari sukacita mereka.

Ketiga, Walimatul ‘ursy tidak mempunyai adat tersendiri dikarenakan sejatinya masyarakat sabang bukan seluruhnya asli penduduk Sabang melainkan para pendatang/perantau. Oleh karena itu, adat yang dilakukan sesuaikan dengan suku dan adat asli pada setiap orang yang akan merayakannya.

Keempat, Bentuk perayaan walimatul ‘ursy juga tidak memandang usia. Maksudnya, meskipun pernikahan ini hanya dilakukan sekali dalam seumur hidup, namun tidak terkecuali bagi orang yang mempunyai kesempatan kedua untuk memperbaiki dan melangsungkan kehidupan rumah tangganya untuk dapat mengabadikan momen penting ini. 

Hal ini mungkin yang menjadi keunikan dan perbedaan tersendiri dengan daerah laen. Selama tidak menentang aturan syariat islam dan diberi kemampuan dalam melaksanakannya.

Demikian seputaran bentuk walimatul ‘ursy di Sabang yang mungkin nantinya dari pembaca baik itu dari sebagai masyarakat sabang atau di luar sabang/ para wisatawan yang berkeinginan untuk melaksanakan kegiatan walimatul ’Ursy di sabang, dapat memperhatikan hal yang dimaksud di atas.[]

Yuharriska

Pemimpin Redaksi Bashirah Media

Lebih baru Lebih lama