![]() |
| Photo by Bahrul Ikhsan Al Buhori |
BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR — Lembaga kemanusiaan Palestina, Aqsa Working Group (AWG), kembali menggelar seruan aksi solidaritas dalam tajuk "Aksi Jumat untuk Palestina" edisi ke-51 pada Jumat (3/7/2026). Aksi yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB ini mengusung tema krusial, "Hentikan Genosida: Kembalikan Hak Hidup dan Pendidikan Anak-Anak Palestina."
Melalui aksi pekanan ini, AWG mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim, untuk memperkuat persatuan dan bergerak secara berjamaah demi mendukung kemerdekaan penuh bangsa Palestina.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang khusyuk. Sekretaris Jenderal AWG, Yusuf Maulana, dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsistensi masyarakat dunia, khususnya Indonesia, dalam mengawal isu kemanusiaan di Palestina.
Suasana aksi semakin membakar semangat massa dengan hadirnya deretan orator diantaranya yaitu;Perwakilan dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Jabodetabek.
Kemudian disusul oleh Elzadira, seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), yang menyoroti perampasan hak-hak dasar anak-anak Palestina, terutama hak atas hidup yang aman dan akses pendidikan.
Tidak hanya orasi, pesan-pesan kemanusiaan juga disampaikan lewat bait-bait puisi yang menyentuh hati, serta pembacaan pernyataan sikap resmi (statement) oleh Staf Media AWG. Seluruh rangkaian aksi kemudian ditutup secara syahdu dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemerdekaan rakyat Palestina.
Aksi kali ini turut diikuti dengan antusias oleh berbagai elemen masyarakat.
Salah satu peserta asal Cileungsi, Uswatun Hasanah, membagikan kesannya setelah mengikuti jalannya acara. Ia berpesan agar seluruh relawan dan masyarakat tidak pernah lelah dalam menyuarakan isu ini.
" Jangan lelah, boleh istirahat sebentar tetapi teruslah bergerak berjamaah untuk Palestina," ujar Uswatun.
Ia juga menambahkan bahwa selain sebagai wadah perjuangan, aksi ini menjadi sarana penguat ikatan antar-sesama.
"Alhamdulillah, dengan adanya acara ini kita semakin bertumbuh dan bisa saling bersilaturahim menjaga ukhuwah," pungkasnya.
Hingga aksi berakhir menjelang petang, massa membubarkan diri dengan tertib sembari membawa harapan besar agar genosida di tanah Palestina segera berakhir.[Bahrul Ikhsan Al Buhori]
