Ekspedisi MALTARA ke Gunung Sumbing via Garung

dok UKM Maltara

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Al Fatah Lintas Alam Raya (MALTARA) melaksanakan kegiatan ekspedisi ke Gunung Sumbing melalui jalur Garung, Wonosobo, Jawa Tengah, pada Jumat–Sabtu, 26–27 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh pembina Ust. Angga Aminudin, M.I.Kom., serta Ketua MALTARA Tarmizi bersama anggota tim yaitu Faris Al Mujahid, Aurelyvia, Arfan, Kazwa, dan Alfian. Ekspedisi ini merupakan bagian dari program kerja rutin UKM MALTARA yang bertujuan membangun branding organisasi yang berorientasi pada kecintaan terhadap alam serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Perjalanan dimulai dari STAI Al Fatah pada Kamis malam pukul 20.00 WIB menuju basecamp Garung. Rombongan tiba di basecamp pada Jumat pagi sekitar pukul 07.20 WIB setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 10 jam. Setibanya di lokasi, tim melakukan persiapan logistik dengan membeli kebutuhan di pasar terdekat, dilanjutkan dengan registrasi, mandi, dan persiapan perlengkapan pendakian.

Pada pukul 09.00 WIB, tim berangkat dari basecamp menuju Pos 1 menggunakan jasa ojek dan tiba sekitar 10 menit kemudian. Perjalanan dilanjutkan menuju Pos 2 pada pukul 09.20 WIB dengan estimasi waktu tempuh sekitar dua jam. Di Pos 2, tim melaksanakan salat Jumat sebelum melanjutkan perjalanan ke Pos 3.

Tim tiba di Pos 3 sekitar pukul 15.00 WIB dan memutuskan untuk mendirikan tenda di area emergency shelter yang berada antara Pos 3 dan Pos 4. Sekitar pukul 15.30 WIB, tenda berhasil didirikan dan kegiatan dilanjutkan dengan memasak serta makan malam bersama. Pada waktu Magrib, tim melaksanakan salat Magrib dan Isya secara jamak-qasar di lokasi camp.

Pada malam hari, tim beristirahat dan mempersiapkan diri untuk summit attack yang dijadwalkan pada dini hari.

Pada pukul 03.00 WIB, seluruh anggota tim mulai melakukan persiapan pendakian puncak. Dipimpin oleh Tarmizi, perjalanan summit dimulai dari area camp menuju Pos 4, kemudian dilanjutkan ke puncak sejati dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam. Dalam perjalanan, terdapat beberapa kendala terkait kondisi fisik sebagian anggota, namun seluruh tim tetap melanjutkan pendakian hingga mencapai puncak.

Tim tiba di puncak sejati sekitar pukul 04.45 WIB dan melaksanakan salat Subuh di jalur pendakian. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Puncak Rajawali, di mana dilakukan pengibaran bendera Indonesia dan Palestina sebagai bagian dari misi ekspedisi. Setelah itu, tim juga sempat memasuki area kawah Gunung Sumbing untuk mengamati kondisi kawah.

Sekitar pukul 10.00 WIB, seluruh tim mulai melakukan proses turun dari puncak dan kembali menuju basecamp.

Kegiatan ekspedisi ini menjadi bagian dari agenda rutin MALTARA dalam pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan alam terbuka. [Faishal Hidayaturrohman]

Lebih baru Lebih lama