Usai Penutupan Sementara Ribuan Jama'ah Kembali Padati Masjid Al-Aqsha

Potret Jemaah Palestina memadati halaman Masjid Al Aqsa saat hari raya Idul Adha di Kota Tua Yerusalem, 6 Juni 2025.(AFP/AHMAD GHARABLI)

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR
- Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang berada di bawah pendudukan kembali dibuka bagi umat Muslim, pada Kamis (09/04) dini hari. Pembukaan ini terjadi setelah sebelumnya komplek Mash d Al-Aqsha ditutup oleh otoritas Zionis Israel yang sudah berlangsung lebih dari satu bulan sejak 28 Februari lalu.

Penutupan tersebut berlangsung di tengah aksi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta menjadi penutupan penuh yang belum pernah terjadi sejak awal pendudukan pada 1967

Ditulis Anadolu, masjid yang berada di kawasan Kota Tua itu dibuka kembali saat waktu fajar, Kamis (9/4/2026) sehingga ratusan Muslim Palestina dapat memasuki kompleks Al-Haram al-Sharif.

Saat gerbang dibuka bertepatan dengan azan Subuh, jemaah langsung memadati area tersebut, dengan sejumlah orang terlihat menangis dan melakukan sujud syukur di halaman masjid. Ratusan umat Muslim kemudian melaksanakan shalat Subuh berjamaah, yang menjadi ibadah berjamaah pertama sejak penutupan berlangsung.

Selama masa penutupan, tidak ada pengecualian yang diberikan kepada umat Muslim, termasuk pada bulan Ramadhan maupun saat Idul Fitri.

Otoritas Israel hanya mengizinkan staf masjid serta pejabat Wakaf Islam Yerusalem untuk beribadah di lokasi tersebut, sementara warga Palestina lainnya diarahkan beribadah di masjid-masjid kecil di berbagai wilayah kota.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, juga sempat memasuki kompleks tersebut pada 6 April saat masjid masih dalam kondisi tertutup. Selain Masjid Al-Aqsa, otoritas Israel juga menutup sejumlah tempat suci umat Kristen di Kota Tua, termasuk Gereja Makam Kudus, serta melarang jemaah menghadiri perayaan Paskah. 

Gereja tersebut merupakan salah satu situs paling suci bagi umat Kristen di Yerusalem. Pemerintah Israel sebelumnya memperpanjang status darurat hingga pertengahan April, namun tidak menjelaskan apakah penutupan Masjid Al-Aqsa akan berlangsung selama periode tersebut. [Budi Nur Shalehah]


Sumber : MinaNews.net, Kompas.com, Anadolu, Middle East Eye.



Lebih baru Lebih lama