Dua Kapal Kargo Pertamina Berhasil Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah

CNBC Indonesia 

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR - PT Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina International Shipping (PIS), mengonfirmasi bahwa dua dari empat kapal kargo miliknya yang beroperasi di wilayah Timur Tengah telah berhasil keluar dari zona konflik, Dikutip CNBC Indonesia (11/03). Langkah ini merupakan bagian dari upaya intensif perusahaan dalam menjaga keselamatan kru dan keamanan pasokan energi nasional.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa armada yang telah beranjak dari area berisiko tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon. Sementara itu, dua kapal lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, saat ini masih berada di kawasan Teluk Arab.

"Dari empat unit kapal milik PIS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon," ujar Vega dalam keterangan resminya, Rabu (11/03).

Prioritas Keselamatan dan Pasokan Energi

Vega menegaskan bahwa kondisi kedua kapal yang masih tertahan di Teluk Arab saat ini dalam keadaan aman. Kapal-kapal tersebut sedang menunggu situasi keamanan yang kondusif sebelum melanjutkan perjalanan keluar melalui Selat Hormuz.

Untuk meminimalisir risiko di wilayah tersebut, Pertamina Group menerapkan strategi Regular, Alternative and Emergency (RAE) guna menentukan jalur distribusi yang paling efektif dan aman. Selain itu, PIS menyiagakan setidaknya 345 armada kapal lainnya untuk memastikan rantai pasok energi di perairan Indonesia maupun internasional tetap solid.

"PIS terus melakukan pemantauan intensif 24/7 secara real-time terhadap seluruh posisi armada, kru, dan pekerja. Kami juga menjalin koordinasi erat dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan serta keselamatan seluruh kru kapal dan muatan yang dibawa," pungkas Vega.

Langkah ini diharapkan dapat menjamin distribusi energi ke masyarakat tetap berjalan lancar meski di tengah dinamika geopolitik global yang menantang. [ Adhia Cut Nyak Dien ]

Lebih baru Lebih lama