![]() |
| Foto by Syahrus Sidieq |
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh mahasiswa, dosen, hingga staf manajemen kampus, serta turut hadir juga Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur. Rangkaian agenda dimulai pukul 16.00 WIB dengan pembukaan serta penampilan kreasi Mahasiswa.
Ajang Kreativitas Mahasiswa
Acara buka bersama tersebut juga menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk menunjukkan kreasinya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Penampilan diawali dengan ceramah bertajuk "Karakter yang Dibentuk dalam Bulan Ramadan" dan Tilawah Al-Qur'an oleh perwakilan UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK).
Selain itu, kolaborasi ditunjukkan melalui penampilan Syarhil Qur'an berjudul "The Power of Ramadan" yang dibawakan secara gabungan oleh perwakilan UKM BEM, Bashirah Media, dan LDK.
Penampilan tersebut mendapatkan apresiasi hangat dari seluruh hadirin yang memenuhi ruangan.
Inti Acara : Pesan Ketua STAI dan Keistimewaan Ramadan
Dalam sambutannya, Ketua STAI Al-Fatah yang diwakili oleh Wakil Ketua II, Bapak Nuruddin, menyampaikan pentingnya bersyukur, mengisi kesyukuran dengan belajar dan melaksanakan kode etik mahasiswa yang telah ditetapkan.
Beliau juga menyampaikan arahan terkait masa liburan nanti, untuk seluruh civitas agar dapat kembali ke kampus tepat waktu sesuai jadwal yang telah di tetapkan.
Dalam inti acara tersebut, Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur memberikan tausiyah mengenai keistimewaan ibadah puasa. Beliau menekankan bahwa puasa Ramadan adalah ibadah yang sangat spesial karena syariat spesifiknya hanya disebutkan satu kali di dalam Al-Qur'an.

Foto by Syahrus Sidieq
Memaknai Surah Al-Baqarah ayat 186, Imaam Yakhsyallah menjelaskan tentang kekuatan do'a. Beliau menyebutkan ada tiga golongan orang yang doanya tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
"Tiga orang yang doanya tidak akan ditolak adalah imam yang adil, orang yang teraniaya, dan orang yang berpuasa sampai ia berbuka," jelas Imaam Yakhsyallah Mansur.
Lebih lanjut, beliau menjabarkan empat syarat agar doa dikabulkan, yaitu: bersuara pelan saat berdoa, yakin dan percaya doa akan dikabulkan, memenuhi panggilan Allah, serta senantiasa beriman kepada Allah SWT.
Acara ditutup dengan doa bersama, berbuka puasa, kemudian setelah sholat maghrib acara dilanjut dengan makan malam bersama serta sesi foto untuk mengabadikan momen kebersamaan, sebelum seluruh civitas akademika kembali ke kampung halaman masing-masing untuk menjalani liburan. [ Annisa Widya Putri ]

