Menghidupkan Malam dengan Ibadah, UKM LDK STAI Al-Fatah Gelar MABIT Sesi 1 bagi Mahasiswi

 

Sumber Foto: Media LDK/Miftahul Jannah 

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) STAI Al Fatah menggelar kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) pada Kamis-Jumat (29-30/10/26). Bertempat di Ruang 1 dan 2 Kampus STAI Al Fatah dengan mengusung tema "Lost In The World, Found By Allah" "Ketika Dunia Membuat Kita Kehilangan Arah, Allah Menjadi Tempat Untuk Kembali".

Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta mahasiswi STAI Al Fatah dengan tujuan meningkatkan keimanan, ketaqwaan serta kesalehan sebagai seorang muslimah. Sambutan pembuka sekaligus penutup disampaikan oleh Ustadz Deni Rahman, M.I.Kom., selaku Kaprodi KPI STAI Al Fatah.

Acara yang yang diawali dengan membaca surat Al Kahfi bersama ini, menghadirkan dua pemateri yaitu Ustadzah Maghfiroh, M.Ag dan Ustadz Wahyudi KS., M.PD.I. Dalam pemaparannya Ustadzah Maghfiroh menyampaikan lima kunci menjadi Wanita berkelas di mata Allah.

Pertama, memiliki rasa malu (Al-Haya) yang menjadi cerminan terjaganya kehormatan dan akhlak seorang muslimah. Kedua, senantiasa menjaga lisan dengan menghindari perkataan yang tidak bermanfaat serta membiasakan tutur kata yang baik. Ketiga, memiliki kesetiaan dan tetap menjaga kebaikan meskipun tidak sedang dilihat orang lain (Al-Ihsan). Keempat, menjadikan ilmu sebagai nilai utama dalam dirinya, bukan sekadar penampilan maupun gaya hidup. Kelima, menerapkan kesederhanaan (Zuhud) dengan tidak berlebihan dalam mengejar urusan dunia dan senantiasa mengutamakan nilai-nilai akhirat.

Kegiatan ini juga berlangsung dengan sholat tahajjud bersama, renungan malam, sholat subuh berjamaah dan dilanjut kajian subuh bersama K.H. Drs. Yakhsyallah Mansur, M.A. yang mengkaji Q.S. An-Nisa ayat 59.

Acara ini ditutup dengan pesan yang menekankan agar mahasiswi yang hadir dalam kegiatan ini tidak melakukan perbuatan dzolim "jangan kalian berbuat dzalim, tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya. Antum nih, muslimah, sesuatu yang harus ada pada antum, ya pakai, gitu. Yang tidak semestinya, jangan dipakai. Itu namanya adil, berarti antum tidak berbuat dzalim," tutur Ustadz Deni.

Melalui kegiatan MABIT ini mahasiswi diharapkan tidak hanya berkelas di mata manusia tetapi juga berkelas di mata Allah. Kegiatan MABIT yang diawali dengan peserta mahasiswi ini juga nantinya akan disusul oleh peserta mahasiswa. (Aisyah Rahmadhani)

Lebih baru Lebih lama