‎Seminar di STAI Al-Fatah Bogor Dorong Peningkatan Kesadaran Geopolitik Umat Islam ‎

 


‎BASHIRAH NEWS.COM, BOGOR – Sebuah kegiatan mudzakaroh dan seminar diselenggarakan oleh Majlis Ukhuwah Pusat (MUP), pada Sabtu, (07/03). Acara yang mengambil tema “Pemetaan Strategi Jama’ah Muslimin (Hizbullah) dalam Menyikapi Eskalasi Konflik antara Iran, Amerika Serikat dan Israel” digelar di ruang satu Gedung Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah Cileungsi Bogor.

Kegiatan seminar yang digelar dengan subtema “Kesiapsiagaan Umat dalam Menghadapi Dinamika Konflik Global dan Penguatan Ketahanan Kolektif” tersebut bertujuan memberikan edukasi terkait dinamika konflik internasional.

‎Kegiatan tersebut turut menghadirkan beberapa narasumber, antara lain wartawan senior sekaligus Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI, Aat Surya Safaat, bersama H. Syakieb SH, Imamul Muslimin Tholiboh, dan Asep Fatchurohman. 

Kegiatan yang dimoderatori Rizal Al Haque dari Majelis Ukhuwah Pusat (MUP) ini fokus pada upaya meningkatkan pemahaman umat Islam mengenai konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

‎Pemaparan menyampaikan bahwa konflik tersebut tidak dapat dipandang secara sederhana sebagai pertikaian antar pihak, melainkan bagian dari dinamika geopolitik global yang melibatkan berbagai kepentingan di kawasan Timur Tengah.

 Pentingnya sikap bijak dan objektif dalam menyikapi permasalahan tersebut menjadi poin utama yang disampaikan, terutama mengingat era perang informasi yang membuat informasi mudah tersebar namun tidak selalu terverifikasi.

‎Selain itu, acara juga menekankan perlunya peningkatan literasi geopolitik dan kemampuan kritis masyarakat dalam menyaring informasi. 

Hal ini diharapkan dapat membantu umat Islam membaca peristiwa internasional dengan lebih jernih serta menghindari terjadinya provokasi akibat informasi yang tidak akurat.

‎Seminar ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan kolektif umat dalam menghadapi dinamika konflik global yang berkaitan dengan dunia Islam, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa dan masyarakat umum tentang konteks yang melatarbelakangi konflik internasional. [ Iffah Nazhifah ]

Sumber: Minanews

Lebih baru Lebih lama