Buka Tahun 2026 AWG Gelar Aksi Tegaskan Konsistensi Bela Palestina

Foto Dok panitia

BASHIRAHNEWS.COM
Mengawali tahun 2026, Aqsha Working Group (AWG) kembali menggelar Aksi Jumat Rutin Bela Palestina di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat , Jakarta, pada Jumat (9/1/2026). Memasuki Jilid ke-36, aksi ini menjadi pemantik semangat baru di awal tahun bagi para aktivis kemanusiaan.

Aksi yang mengusung tema "Bersatu! Lawan Poros Imperialis Amerika Serikat–Zionis Israel, Musuh Agama dan Kemanusiaan” tersebut diikuti olehmulai dari mahasiswa, santri, hingga perwakilan organisasi lintas generasi.

Komitmen Rutin Setiap Pekan

Aksi Jilid 36 ini bukan sekadar peringatan sesaat, melainkan penanda bahwa perjuangan akan terus berlanjut di sepanjang tahun 2026. Penyelenggara menjadwalkan aksi serupa akan terlaksana secara rutin setiap pekannya sebagai bentuk tekanan diplomatik dan moral terhadap penjajahan yang terjadi di tanah Palestina.

Sekretaris Jenderal Aqsha Working Group (AWG), Yusuf Maulana, dalam orasinya menekankan pentingnya menjaga ritme perjuangan. AWG menyerukan agar bangsa Indonesia tidak berhenti menyuarakan pembebasan Masjid Al-Aqsa di tengah dinamika tahun yang baru.

Rangkaian Acara Penuh Solidaritas

Dibuka oleh Sena Maryam Jamilah selalu pembawa acara, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB ini diisi dengan beragam agenda yang menggugah semangat:

  • Sambutan : Ketua Presidium AWG, Muhammad Ansharullah

  • Orasi Kemanusiaan: Disampaikan oleh para orator seperti Bu Ajeng (Ummahat Markaz 1), Namsianto Wakhid (FKM Bela Palestina), Tarmizi Taher (STAI Al Fatah), dan santri muda Audrey Nesha Alfian.

  • Refleksi Lewat Puisi: Pembacaan puisi oleh Bu Rangga dan Budi Nur Salekhah menambah suasana khidmat dan haru di tengah massa aksi.

  • Doa Bersama: Dipimpin oleh Imamul Muslimin YakhsyaAllah Mansur, peserta mendoakan keselamatan bagi rakyat Palestina dan kekuatan bagi para pejuang.

Menjaga Api Perjuangan

Keterlibatan kaum muda di awal tahun ini menunjukkan estafet kepedulian yang tetap terjaga. Aksi ditutup dengan seruan takbir yang menggema di depan gedung Kedubes AS, menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun konsistensi bagi pembela keadilan di Indonesia.

Melalui aksi pembuka ini, AWG mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersatu, bergerak bersama, dan tidak pernah lelah menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan penjajahan oleh Zionis Israel. [ Faishal Hidayaturrohman ]

Lebih baru Lebih lama