BASHIRAH NEWS.COM, SEMARANG - Sebanyak enam kabupaten di Jawa Tengah memutuskan untuk menutup semua lokasi wisatanya saat libur tahun baru 2021.
Penutupan ini sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Tengah untuk mencegah terjadinya klaster baru saat libur tahun baru tiba.
"Keenam kabupaten yang menutup semua destinasi wisata saat libur akhir tahun adalah Rembang, Purworejo, Wonogiri, Kudus, Jepara, dan Demak, sedangkan dua kabupaten lain yakni Klaten dan Pemalang, melakukan penutupan sebagian objek wisata," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jateng, Sinoeng N.Rachmadi di Semarang, Senin (28/12).
Destinasi wisata yang di tutup adalah yang di kelola oleh pemerintah, sementara itu wisata yang di kelola swasta sebagian tetap buka , Sinoeng meminta semuanya disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Semuanya harus ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Masyarakat silahkan melaporkan kami jika menemukan ada destinasi wisata yang melanggar protokol kesehatan, seperti tidak dilakukan pembatasan pengunjung, sarana prasana tidak dipenuhi dan ketaatan protokol kesehatan diabaikan. Pasti akan kami tindaklanjuti dan dilakukan tindakan tegas berupa penutupan," ujarnya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah mengatakan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuat acara keramaian saat libur tahun baru.
Masyarakat dihimbau untuk tetap di rumah saat perayaan pergantian tahun itu.
"Kita semua sudah sepakat, bahwa tahun baru tidak boleh ada perayaan. Semuanya saya minta di rumah, dan kepolisian sudah sepakat akan melakukan tindakan tegas jika masyarakat masih melakukan aktivitas yang menimbulkan keramaian itu," katanya.
Ganjar juga meminta masyarakat untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan bertahan diri di rumah. Pasalnya, saat ini kasus Covid-19 masih ada peningkatan tinggi.[Ibnu Sina]
