![]() |
| (Foto By : AP/Yousef Masoud) |
BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR - Aqsa Working Group (AWG) mengeluarkan pernyataan sikap memperingati tiga tahun peristiwa Thufanul Aqsa yang berlangsung pada 7 Oktober 2023 lalu. Pernyataan tersebut dirilis pada Rabu (7/10/2026)
Dalam pernyataannya, AWG menyampaikan 10 poin sikap. Salah satunya menyatakan bahwa Thufanul Aqsa merupakan bagian dari perlawanan bangsa Palestina dan menolak penyebutan peristiwa tersebut sebagai aksi terorisme dan menyebutnya sebagai bagian dari perjuangan bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel. AWG juga menilai peristiwa tersebut menjadi momentum penting yang meningkatkan perhatian dan solidaritas masyarakat internasional terhadap Palestina.
AWG turut menyoroti operasi militer Israel setelah 7 Oktober 2023. Dalam pernyataannya, AWG menyebut operasi tersebut sebagai pembersihan etnik dan genosida serta menilai adanya upaya perluasan wilayah di Gaza.
Selain itu, AWG mengecam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya Dewan Keamanan, yang dinilai belum mampu menghentikan kekerasan terhadap rakyat Palestina.
AWG juga mengkritik Amerika Serikat dan lembaga absurd. Board of Peace (BoP) serta meminta PBB mencabut mandat terhadap lembaga tersebut karena di nilai tidak berorientasi pada keadilan dan kemerdekaan bangsa palestina apalagi pembebasan Masjid Al Aqsa. AWG menilai keberadaan BoP berorientasi pada penguatan kedudukan Zionis Israel di Palestina Masjid Al Aqsa.
Selanjutnya, AWG juga menyerukan kepada masyarakat Indonesia, umat Islam, dan masyarakat internasional untuk memperkuat dukungan terhadap Palestina melalui berbagai bentuk, di antaranya aksi massa, kampanye digital, gerakan boikot, dukungan dana, dan doa.
Menutup pernyataan sikapnya, AWG menyampaikan doa agar rakyat Palestina memperoleh perlindungan, pertolongan, kemerdekaan, serta kehidupan yang penuh kedamaian. (Indah Azzahra)
