Sambut Ramadhan 1447 H, BEM dan LDK STAI Al-Fatah Adakan Tarhib Guna Pererat Tali Silaturahmi

Foto: Syahrus Sidieq 

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan (Lembaga Dakwah Kampus) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah mengadakan kegiatan Tarhib Ramadhan pada Selasa (17/02) di Gedung STAI Al-Fatah, Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh Imam Yakhsyallah Mansur, dewan markaz, Ketua STAI Al-Fatah, dosen dan manajemen kampus, serta seluruh mahasiswa.

Acara ini diselenggarakan sebagai upaya pererat tali silaturahmi antar mahasiswa, dosen, dan staf manajemen, sekaligus persiapkan diri secara ruhiyah dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan tertib dari pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswi STAI Al-Fatah, dilanjutkan sambutan Ketua STAI, tausiyah Imam Yakhsyallah Mansur, pemaparan materi oleh Ustadz Taufiqurrahman, serta ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.

Imaam Yakhsyallah Mansur dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa tujuan utama seorang muslim adalah menjadi hamba yang bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa. Mengutip penjelasan Ibnu Mas’ud, taqwa diwujudkan dalam tiga hal: selalu mentaati Allah dan tidak memaksiati-Nya, senantiasa mengingat-Nya dan tidak melupakan-Nya, serta bersyukur atas nikmat-Nya tanpa mengingkari.

Sementara itu, Ustadz Taufiqurrahman menekankan bahwa Ramadhan adalah miniatur kehidupan. beliau mengibaratkan Ramadhan sebagai sebuah stasiun pengisian energi bagi seorang muslim untuk menjalani kehidupan setelahnya. Menurutnya, Allah menjanjikan kesuksesan di masa depan bagi mereka yang sukses menjalani Ramadhan. Bahkan satu malam di bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan telah dipersiapkan sejak sebelum datangnya bulan tersebut, sehingga persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan.

Ia juga mengutip hadits dari Ibnu Umar, ketika Rasulullah ﷺ memegang pundaknya dan bersabda, “Jadilah kamu di dunia ini seperti orang asing atau musafir. Ambillah sehatmu sebelum datang sakitmu dan ambillah hidupmu sebelum datang matimu.” Pesan ini mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu dan kesempatan yang Allah berikan.

Menutup materinya, Ustadz Taufiqurrahman menyampaikan pesan reflektif, “Gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.” Oleh karena itu, Ramadhan hendaknya disambut dengan perencanaan dan persiapan yang matang agar menjadi momentum peningkatan kualitas iman dan taqwa.

Melalui kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H ini, civitas akademika STAI Al-Fatah Bogor diharapkan mampu menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih bertaqwa dan lebih siap menghadapi kehidupan dengan nilai-nilai keislaman yang kokoh. [Aurallya Finandya Putri]

Lebih baru Lebih lama