BASHIRAHNEWS.COM, CIANJUR - Sebuah perahu tongkang yang membawa 10 penumpang tenggelam di perairan Waduk Cirata, tepatnya di Kampung Pasir Wetan, Desa Sinargalih Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, setelah merayakan tahun baru pada Jumat (1/1/2021) sore.
Perahu dikemudikan satu orang, dan berisi sembilan penumpang. Sebagian besar merupakan orang Cianjur dan Purwakarta.
Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Budi, korban tenggelam sebagian besar merupakan rombongan dari Kabupaten Cianjur yang hendak pulang usai makan-makan di Keramba Jaring Apung (KJA) di sekitar perairan Waduk Cirata.
Setelah melaju sejauh 20 meter perahu tersebut goyang, tidak seimbang dan mulai tenggelam karena kelebihan muatan.
"Dari 10 korban 5 di antaranya tenggelam sementara sisanya berhasil menyelamatkan diri," ujar Budi.
Deden Ridwansah, Kepala Kantor SAR Bandung menyebutkan, Tim SAR gabungan terlebih dahulu menemukan satu korban meninggal dunia. Selang beberapa jam kemudian empat korban lainnya berhasil ditemukan dengan kondisi sama, meninggal dunia.
Kelima korban yakni, Ai Latifah (14) warga Pasir Wetan Desa Sinargalih Kecamatan Maniis, Badar (25), Eneng (25), Zian (1), dan terakhir Tim SAR gabungan menemukan Aqila (7) pada pukul 18.30 WIB. Selanjutnya seluruh korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Dia menyebutkan, terdapat lima korban lainnya yang berhasil selamat dari insiden itu. Mereka, antara lain Angga, Uca, Ika, Fitri dan Desi
Berdasarkan informasi dari tim di lapangan, korban bernama Badar sebenarnya tidak naik perahu, dia menunggu di tepi kolam. Namun setelah melihat perahu tenggelam, Badar berniat menolong dengan berenang. Akan tetapi tidak lama kemudian dia juga ikut tenggelam dan ditemukan sudah meninggal dunia. [Edo Muhammad Abdillah]
HARGA BETON MURAH di Jabodetabek Klik di Sini
Tags:
berita
