Tiga Mahasiswa STAI Al-Fatah Bogor Jalani Sidang Skripsi

 

(Sumber Foto : Syahrus Sidieq)

BASHIRAHNEWS.COM, BOGOR — Tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah Bogor menjalani sidang skripsi pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rektorat. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Siti Sa’adah, Windi Nurdianti, dan M. Rofiq.

Sidang skripsi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyelesaian pendidikan tinggi bagi mahasiswa. Melalui sidang tersebut, mahasiswa berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian yang telah disusun sekaligus mempertanggungjawabkan isi skripsi di hadapan dosen penguji.

Pelaksanaan sidang skripsi tersebut melibatkan empat dosen, yaitu Dr. Hafniati, M.Kom.I, Imam Santoso, M.I.Kom, Rizal Al Haque, M.I.Kom, dan Nella Novriyanti Saputri, M.Pd. Para dosen tersebut tercatat sebagai pihak yang terlibat dalam kegiatan sidang skripsi.

Sidang skripsi merupakan bagian dari proses akademik yang bertujuan untuk menilai pemahaman mahasiswa terhadap topik penelitian, kemampuan menyampaikan hasil penelitian secara sistematis, serta kemampuan mempertanggungjawabkan hasil karya ilmiahnya.

Melalui tahapan ini, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan penguasaan materi dan menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Sidang skripsi juga menjadi bentuk evaluasi akademik sebelum mahasiswa menyelesaikan studi di perguruan tinggi                                                                                    Sementara itu, salah satu dosen penguji, Imam Santoso, M.I.Kom., mengatakan bahwa sebagian besar mahasiswa dinyatakan lulus dengan baik meskipun masih harus menyelesaikan revisi. Ia menjelaskan bahwa satu mahasiswa perlu melakukan revisi mayor karena terdapat kekurangan dalam kelengkapan skripsi, termasuk data yang tidak valid dan wawancara yang belum mewakili kebutuhan penelitian.

Menurutnya, perbaikan tersebut penting untuk memastikan kualitas dan validitas hasil penelitian. Meski demikian, ia menegaskan bahwa skripsi merupakan salah satu tahapan untuk menyelesaikan studi, bukan satu-satunya penentu kesuksesan mahasiswa. Pihak kampus berharap mahasiswa dapat menyelesaikan revisi sesuai ketentuan agar dapat menuntaskan studi dengan baik dan tepat waktu. (Heru Ubaidillah)

Lebih baru Lebih lama